30 September 2012

Taman Hati

Untuk teman baikku yang berinisial 'I'.

Yang sabar ya.
Andai aku jadi kamu, mungkin aku udah gak ada lagi di dunia karena gak tahan akan cobaan yang dihadapi. Mungkin aku udah lari dari rumah dan mungkin juga aku udah stress karena semua itu.

Aku bangga banget sama kamu saat lihat kamu tadi. Dimataku, kamu orangnya tegar dan masih bisa tersenyum manis saat semua yang terjadi padamu terasa sangat menyakitkan. Kamu masih bisa tertawa dan menyembunyikan semua kesedihan dalam tawamu. Kamu masih bisa membuatku dan orang-orang disekitarmu bersukacita melihat senyummu.

Kau tau 'I' ? aku, 'D', 'R', dan semua teman-teman sangat sayang padamu. Jangan sedih lagi ya. Kami akan selalu ada untukmu. Tetap tegar ya. Setiap tetes air mata yang kau teteskan sangat berharga dimata Tuhan dan semua orang yang sayang padamu.

Jangan dendam ya sama mereka? mereka berbuat begitu itu karena sayang, bukan benci. TUHAN tak akan pernah meninggalkanmu. TUHAN tak akan mencabut kepercayaan-Nya padamu. TUHAN tak akan membiarkanmu jatuh.

Kamu harus tetap pertahankan bunga-bunga yang ada di taman hatimu .. Jangan biarkan semua itu terganti dengan bunga-bunga dan tanaman cemberut karena kami semua rindu melihatmu menampakkan senyum yang hanya ada padamu itu .